Namaku Ida Suryani. Aku tinggal di kompleks perumahan elit di Yogyakarta. Suamiku termasuk orang yang selalu sibuk. Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kejaksaan Yogyakarta tugasnya boleh dibilang tidak kenal waktu.

loading...

baca juga: gairah nakal hijaber (klik di gambar)

DI situs Ceritahijaber ini, aku ingin mengaku dosa. Para pembaca yg mulia, aku pernah melakukan kesalahan yang sangat fatal dalam hidup ini. aku  berselingkuh dengan seorang pria muda yg bukan suamiku

Kejadiannya tanggal enam Maret 2014, dimana waktu itu aku berkunjung kekantor suamiku setelah aku pulang dari mengajar, oh ya, aku adalah seorang guru di salah satu SMP Negeri di Yogyakarta.

Dari sekolahan aku langsung meluncur kekantor Kejaksaan Yogyakarta, tapi diperempatan sebelah timur Tugu aku telah melanggar lampu merah dan akhirnya aku dikejar oleh salah seorang polisi yang sedang bertugas, sang Polisi berhenti memotong laju kendaraanku aku pun bergegas menginjak rem.

“Selamat Siang Bu..!”

“Siang pak”, begitu sahutku

“Maaf Bu, Anda telah melanggar lampu merah, Tolong tunjukan SIM dan STNK Anda

“Aku pun mengeluarkan dompet dan menyerahkan SIM beserta STNK.

“Maaf Bu, Anda Ikut saya ke pos Polisi.”Aku pun menurutinya karena aku juga merasa bersalah. Polisi muda tersebut masih berusia sekitar 22 Tahun bernama Randi Wicaksono. Kami pun sama–sama menuju pos polisi.

Setelah sampai dipos polisi saya diberi alternatif untuk mengembalikan SIM saya. Yang pertama aku harus sidang pada tanggal 11 Maret dan aku harus membayar denda sebesar Rp. 20.000,00. Tanpa ambil pusing akupun langsung membayar denda karena aku juga tergesa–gesa menuju kantor suamiku, karena suamiku telah menungguku untuk pulang bareng, kebetulan suamiku tidak bawa mobil karena dipakai salah satu temannya.Ku akui kalau polisi tersebut tampan, badan tinggi dan tegap.

Setelah proses pembayaran denda selesai, sang polisi bertanya.

“Maaf Bu, kenapa Mbak kelihatannya Tergesa-gesa?”

“Iya ini pak, saya sudah ditunggu suamiku dikantornya.”

“Kalau boleh tahu kantornya dimana Bu?””Kantor Kejaksaan Pak”, aku jawab pertanyaannya.

“Oya, Suami Mbak siapa namanya, kalau boleh tahu”?

“Pak Ridwan”

“Ha… Pak Ridwan”, Polisi merasa terkejut.

“Iya memang kenapa”, tanyaku kepada polisi muda.

“saya kenal baik bu dengan dia.”

“Oh ya… Bapak kenal dimana?”, Kembali tanyaku

“saya sering kekantor kejaksaan Bu, jadi ya kenal dengan pak Ridwan.”

“Oh… Iya sich polisi sama kejaksaan masih saudara ya”, begitu gurauku dengan polisi muda yg tampan itu.

“Ah… Mbak bisa saja. Pak Ridwan beruntung ya punya istri secantik Mbak.”

“Terima kasih pak atas pujiannya, tapi saya boleh pergi pak. Kasihan suamiku sudah menunggu”, begitu sahuntuku sama polis muda.

“Oh… Silahkan bu, kalau Mbak butuh sesuatu yang berhubungan dengan polisi silahkan hubungi saya bu”, sambil kasih secarik kartu nama berisikan nomor hp dia. Akupun menerimanya dan langsung pergi ke kantor suamiku.

Setiba dikantor suamiku, suamiku sudah menunggu diruang tamu, sedang bincang–bincang dengan rekan kerjanya.

“Kok mama lama banget sich, kemana aja?”, tanya suamiku kepadaku.

“Maaf pa, tadi saya ketilang”, jawabku singkat.

“Kok mama tidak bilang, kan nanti bisa tidak bayar denda”, jawab suamiku.

“Gak masalah pa, lagi pula mama yang salah.””Emang siapa yang tilang kamu ma?”, tanya suamiku.

“Dia namanya Randi”, begitu jawabku sama suamiku.

“Ha… Randi, mama tidak bilang kalau mama istriku?”

“Bilang sich pa, tapi pas sudah membayar denda, udahlah pa tidak usah dibahas lagi”, begitu aku meyakinkan suamiku biar tidak berkepanjangan

.”ya sudah ayo pulang”, ajak suamiku.

Setelah suamiku pamit kepada rekan–rekannya, langsung aku dan suamiku berboncengan menuju rumah.

loading...
 Klik “→” untuk melanjutkan cerita

Summary
Aku, Istri Orang & Hijaber yg Berselingkuh dengan Polisi Muda
Article Name
Aku, Istri Orang & Hijaber yg Berselingkuh dengan Polisi Muda
Description
kisah mbak Ida Surryani, wanita berhijab istri orang yg jatuh dalam pelukan birahi seorang polisi muda nan tampan. khusus 18 tahun ke atas!
Author
Publisher Name
Cerita Hijaber
Publisher Logo