[ Unduh Video Ilustrasi di halaman terakhir cerita ini ]

loading...

Sementara Leyla, adalah seorang ibu muda yang energik dan mandiri, dia adalah ketua kelompok pengajian Ibu-Ibu di lingkungan RW tempat tinggalku, ia pernah mengenyam pendidikan pesantren entah berapa tahun, namun di lingkunganku ia dikenal sebagai seorang wanita yang alim.

Baca juga: Pernahkah Engkau Bertemu Wanita Berjilbab yg Hobi Mempermainkan Lelaki? Inilah Kisahku… (klik di gambar)

Setiap hari, Jilbabnya tak pernah lepas dari kepalanya, pakaiannya lebar tak bebas menunjukkan lekuk tubuhnya, walaupun kadang-kadang juga dia memilih busana yang agak sempit dan menunjukkan bagian tubuhnya yang menarik, seperti pantat dan payudaranya. Dia terlihat ramping jika mengenakan stelan daster dan mengenakan jilbab yang dilingkarkan ke lehernya, sebagian saja yang menutupi dada bagian kirinya, sisanya tentu saja masih kelihatan.

Wajahnya ayu dengan mata yang sayu dan kebiasaannya tersenyum kepada siapa saja, aku sering menyapanya dan menikmati sedikit senyumnya, bibirnya tipis berisi, hidungnya tidak terlalu mancung, juga tidak pesek. Aku senang memandangi pipinya yang tampak putih dan agak sedikit memerah, dia memang putih mulus. Tingginya sekitar 150an, aku masih lebih tinggi sedikit dibandingnya.

Karena dia memang mulai akrab denganku, aku sering bertamu ke rumahnya, jika bertamu, biasanya dia tetap mengenakan jilbab, namun sering juga dengan pakaian santai, pernah suatu hari aku datang menemuinya di pagi hari ketika disuruh oleh ibuku, dia menerimaku dengan tetap mengenakan jilbabnya, namun pakaian yang dikenakannya adalah, pakaian tidur, sehingga jelas terlihat bentuk tubuhnya, dia masih ramping walaupun telah melahirkan, pantatnya berisi dan pahanya lumayang menyenangkan bentuknya.

Matanya yang sayu serta senyumnya yang anggun berpadu dengan ekspresi wajah baru bangun tidur, tanpa make up. Aku sangat gembira dan diam-diam memperhatikan tubuhnya, sesekali dia mengetahui kalau aku memperhatikan tubuhnya, namun dia mengacuhkan dan membuyarkan lamunanku saja.

Suatu malam, saat aku baru pulang dari acara kongkow bersama teman-temanku, aku iseng berjalan pelan dan memperhatikan rumah Leyla, malam cukup sepi waktu itu, kira-kira jam 1 malam, aku melihat ada bias cahaya dari ruang tamu Leyla,

Kupikir dia belum tidur tentunya, tidak mungkin itu suaminya, karena suaminya pasti telah tidur jam 9 atau jam 10 tadi. Jika yang menonton itu adalah keluarganya, tentu saja bukan, tak ada orang yang datang ke rumahnya hari ini, jika ada tentu saja ketahuan, aku tetangganya. Akhirnya aku iseng mendekati rumahnya dan mengintip apa yang dilakukan oleh Leyla, kenapa dia belum tidur pada larut malam begini.

loading...
 Klik “→” untuk melanjutkan cerita

Summary
Leyla Tetanggaku yg Berjilbab & Alim Memintaku Lembur tiap malam dengannya...
Article Name
Leyla Tetanggaku yg Berjilbab & Alim Memintaku Lembur tiap malam dengannya...
Description
bercinta dengan istri tetangga berhijab namun seksi sungguh sebuah pengalaman yg tidak akan terlupakan! semoga agan juga kelak bisa merasakannya! baca disini ya...
Author
Publisher Name
Ceritahijaber.com