loading...

“ada yg ketinggalan ga ustazah” tanyaku bangkit sambil beranjak ke kamar mandi untuk ikut bersiap-siap.

“ada….. Sperma kamu..!!”

Ucapannya yg ceplas ceplos terdengar ngasal itu malah membuat selangkanganku bangkit, aku mengusapnya ketika beranjak menuju kamar mandi.

“Kamu jangan lama-lama mandinya, aku mau sarapan dulu, nanti aku tunggu di lobby parkir..”

“loh.. kenapa ga bareng aja ustazah sarapannya” ucapku

“Muka Gilla..!!.. kamu mau ada yg tau, ngeliat aku tidur sama kamu.. kenapa ga sekalian aku bikin banner, ustazah tidur sama murid suaminya.. ”

Hahahaha

Aku tertawa sambil menyentuh keramik dinding kamar mandi ketika mendengar candaannya, ternyata ” sense of Humor ” nya keluar ketika berada dalam situasi seperti ini. Dia membawa barang seadanya sambil membawa tas dan membukakan pintu, ia meninggalkan belanjaan butik bajunya untuk bisa ku bawa nanti.

“nih, plastiknya nanti bawa keluar, aku tunggu dibawah ..”

“oke ustazah”

Langsung ke nyalakan musik di hapeku yg kebetulan sedang di cas di kamar mandi ini. Lagu Atlas Rise dari Metallica ini memberiku booster mood seketika, semangat pagi menyelimuti ketika aku mulai mandi. Ada banyak kegiatan yg mau aku lakukan hari ini.

Setelah bersiap aku turun kebawah, tak kutemukan ustazah di tempat makan di restoran bawah, sebelum check out aku mengambil sehelai roti dan secangkir kopi terlebih dahulu untuk mengisi perutku. Aku berpikir mungkin ustazah sudah menunggu di lobby parkir, aku kirim pesan kepadanya.

“getting breakfast, be there soon”

“be here ASAP” balasnya singkat.

Mungkin pak ustad sudah sangat dekat dalam perjalanannya ke rumah. Tak ingin berlama-lama aku sudahi sarapan ini sambil memakai gaya iklan energen. Bahkan disamping tertawa karena melihatku belum habis roti yg kugigit ini dan langsung keluar dengan mulut penuh.

“Jam sembilan aku ada acara juga” ucap ustazah ketika bersama-sama kita beranjak keluar dari lobby menuju parkiran mobil.

” jam brapa pak ustad ?” tanyaku

“mungkin sebentar lagi sampai rumah..”

Di perjalanan kami membicarakan keadan sekitar yg pagi itu memang terlihat lumayan sepi. kadang ustazah menggigit jarinya manja sambil melihatku,

Mungkin ia merasa masih tidak percaya dengan kejadian semalam, ia menggeleng-gelengkan kepalanya sambil melihatku.

“kamu bikin aku pusing” ucapnya pelan.

“ustazah juga bikin aku pusing ” jawabku.

Ustazah menarik kupingku ke kiri dengan tangan kanannya, “.. Ga jauh dari aroma mesum nge jawabnya”

Aku meringis kesakitan sambil tersenyum melihatnya.

“antar aku ke halaman kafe kemarin”

“oke ustazah..”

Kami beranjak menuju kafe tempat ustazah menitipkan motor. Berkali kali aku melihat wajah mulusnya yg putih. Istri ustad ali ini sesekali flirting ke arahku sambil memanyunkan bibir blow job lipsnya. Damn, aku kembali ingin dihisap oleh bibir itu. Beserta melihat wajah mulusnya naik turun di batangku.

“ustazah makan apa sih” tanyaku karena melihatnya seperti mengunyah sesuatu.

“permen karet”

“mau donk..”

“beli sana..”

“punya ustazah aja..” jawabku asal.

Ustazah mengunyah permen karetnya sambil melihatku, ia keluarkan permen karet itu, kemudian sekejap ia tempelkan di mulutku sebentar dan menariknya kembali ..

“gimana rasanya.. Ga enak kan..”

Aku mencicip rasa permen karet itu sebentar . Aku merasakan aroma ludahnya, bisa memancing sensasi yg mengeraskan batangku.

“ada yg kurang..” ucapku pasti

“apaa..” ucapnya manja.

Aku arahkan tanganku ke mulutnya dan memegang pipinya, aku memonyongkan bibirnya dengan tanganku..

“cuma disini jawabannya ” ucapku memegang bibirnya.

Ustazah melepas tanganku tanpa sedikit pun melihatku. Ia melihat ke arah luar jendela mobil sebelah kirinya.. “hmmmm”.. Ucapnya pelan.

Aku raih kembali bibir itu, aku manyunkan sekejap aku cium , bagaikan setrum yg menjalar di tubuhku ciuman itu..

“uuhhh” ucapku Setelah menciumnya.

Ustazah memegang pipinya. Ada rona merah yg kulihat dipipi itu setelah ciuman itu. Aku dengar ia berbisik sangat pelan sampai aku sangat sulit mendengarnya. Mungkin nampaknya terdengar seperti “jangan lagii..”

Sampai di halaman kafe, Aku pegang tangannya aku cium sambil bilang “sampai ketemu lagi ustazah”.

“tapi bukan kaya gini lagi ” ucapnya.

Aku dekati kepala berjilbab itu, aku cium bibir itu lagi. Lagi2 seperti setrum ribuan watt setelah mencium bibir itu. Aku cium lagi bibir itu, ustazah malah memegang perutku.

Dari perut aku arahkan tangan itu ke tonjolan kontolku, Ustazah sempat bergetar sambil mendesah mengucapkan “hmm” ketika tahu batangku sudah keras.

Aku masukan lidahku kedalam, kami saling bertukar lidah sambil ustazah meremas kontolku.

“uuhhhh.. Jang-ann la-aagghiii.. Shhh hmmm” desahnya ditengah-tengah ciuman ku dan remasannya.

Aku tidurkan sandaran kursi mobilku kebelakang, aku lepas ciuman itu, aku sandarkan punggungku kebelakang, sambil memperlihatkan tonjolan kontolku disampingnya, ustazah melihatku dan meremas tonjolan kontolku.

“oh my God”

“Ga ada waktu sayang” ucapnya yg mengingat suaminya sebentar lagi pulang.

Aku remas gunungan susunya, makin keras ia mendesis sambil meremas tonjolan kontolku.

“kamu nakal bener sihh..”

“cepet sayang” ucapku pelan memerintahkannya membuka seletingku.

Zzrrttt

Ustazah membuka seleting celanaku, ia keluarkan batang kontol itu keluar, ia remas keras shhh ahhh hahhh ia kocok²

Ooohhhhhh

Ku arahkan kepala bertudungnya memasuki batangku ke mulutnya. Ia jilat sekeliling kepala batangku dengan menyapu belakang urat batangku dengan lidahnya memanjang tepat di lipatan kepala batangku.

Akhhh ggaawwdd..

Ahhhhhhhhhhhhhhh shhhh..

Ustazah mulai memasukkan batang kontolku, perlahan kepala bertudungnya naik turun dibarangku, aku angkat gamisnya ke atas, aku remas pantat montok mulus putih itu.

Shhhh uuhhhh shhhh uhhhhh

Suara kocokan tangan mungil ustazah disertai naik turunnya kepala bertudung itu dikontolku membuat aku menamparnya pantatnya keras,

PLAAAKKKK

AKHHHHHHH SHHHHHHH.

Mendapatkan tamparan pantat itu ia semakin menjadi-jadi, ia masukkan batang tebal panjang itu lebih dalam, aku bahkan harus memejamkan mataku menahan serangan itu. Aakkkkhhhhhh fffffuuckkkk.

“ssttt.. Jangan ngomong jorok” ucapnya melepaskan sepongannya sejenak dan menaruh jari telunjuknya dibibirku.

“kamu seneng yah, makein bibir istri orang buat nyepongin kontol kamu”

hmmm ucapnya mengocok kontolku dan memasukkan kembali ke dalam mulutnya

Akhh iya ustazaaah..”

“nakal kamu” lidahnya menari nari dilubang kencingku shhh ohhh gawwddd. Ludahnya tumpah mengalir pelan ke pelirku,

Clek clek clekk Clekk clekk clekk

“lebih dalam ustazah”

Ustazah kembali memasukan batangku lebih jauh kedalam , kepalanya naik turun, jilbabnya mulai acak acakan bahkan sempat sedikit menutupi wajahnya, aku singkap jilbab itu sambil memegang kepalanya, aku pistol mulut mungil ustazah ke atas, setengah kontolku masuk, aku yakin mengenai tenggorokannya.

KLOQQQ KLOQQQ KLOQQQ KLOQQQ SHHHHH AHHH

Kutampar pantat nonggeng itu keras, lebih dalam aku memasuki mulutnya KLOQQQ KLOQQQ SHHHHH ahhh PLAAAKKKK

aku pistol mulutnya habis habisan, sekitar sepuluh menit aku menjerit karena ngecrot didalam mulutnya.

UGHHHHHHHHH CROTTT UGHHHHHHHHH SPLASHH ohhhh gawwdddd, lahar nikmat ku tumpah banyak di dalam mulutnya, jilbabnya yg acak-acakan ke bawah itu terkena siraman laharku tadi.

Ustazah mengambil tissu, ia muntahkan spermaku itu di tisunya.

“Masih banyak aja” ucapnya pelan..

Setelah rapih, ustazah memencet hidungku kerass . “bandeeelll..” ucapnya manja memencet hidungku sambil membersihkan sisa sperma di spion tengah mobil dengan tisu itu . ia keluar mobil dan bilang

“Harus dua kali salin buat semalam sama kamu..”

“ngga lagi lagi” ucapnya singkat sambil menutup pintu mobil.

 

===

Aku pergi meninggalkan kafe itu setelah memastikan kalo ustazah sudah pulang dengan membawa motornya.

Di tengah perjalanan, Pikiranku merenung ke sana kemari, uh God, setelah kejadian itu. Sejenak aku berpikir…

Something strange is happening to me..

Ya.. Something strange..

Mungkin para pembaca pernah ada yg merasa, bahwa Melakukan ‘ commited adultery’ seperti ini akan berbeda bila dilakukan di masa lajang, dan akan terasa berbeda jika dilakukan di masa menikah.

Di masa lajang,

semua terasa happy-go-lucky…

Semua tanpa beban. Mungkin beban sedikit ada, namun tetap Thrill, enjoy, fun and Extremely well-Fun.

Namun bila di masa menikah , ada perasaan seperti.. batas yg harus dijaga. Sehingga harus lebih berhati-hati.

If the shoes fits, than you have to wear it..

kemungkinan adultery itu terjadi bila sama-sama nyaman.

Namun.. Tak bisa dipungkiri, meskipun anda melakukan “commited adultery” atau mungkin Seberapa jauh anda melangkah ke sana kemari, anda tetap kangen rumah.

Anda akan tetap selalu ingin pulang, karena keluarga adalah rumah kita. Aku bahkan sangat merindukan azka dan intan hari ini.

Pagi itu, setelah aku mengantarkan ustazah, aku sudah sampai dirumah. Aku berdiam sejenak…

Aku sadar aku rindu keluargaku.

Banyak sekali kegiatan yg harus aku selesaikan hari ini, namun aku berpikir untuk bisa menjemput intan dan azka saja ke garut sekarang. Aku ingin membatalkan semua acaraku dan berniat menjemput keluarga ku bersama fahri nanti.

Sambil mencari fahri Aku pergi kebelakang ke halaman rumah, Tak ada fahri disana. Ada burung hantu berjenis lovest putih milik istriku. Burung itu dengan manjanya berdiri dengan lucu ketika tahu aku datang. Kepalanya yg bergoyang goyang seperti per, matanya yg besar terlihat sangat lucu , ia memutar kepalanya 180 derajat kebelakang untuk melihatku. Aku ambil jangkrik dan potongan ikan segar untuk memberinya makan.

Ketika sedang asik2nya aku memberi makan burung ini, ada yg memanggilku..

“Om…”

“ANJRIIIT”

Aku kaget karena fahri telah mencukur rambutnya botak sehingga terlihat mengkilap.

“kamu kenapa kaya tuyul jambu gitu..”

Hahahaaa ”

Fahri tertawa melihat ekspresiku..

“Biar dingin om, biar stressnya ilang..”

Langsung aku usap kepalanya yg terasa licin itu, semakin kencang dia tertawa

“udah hilang stressnya?”

“lumayan om.. Abis kenalan ama cewek stressnya ilang..”

Aku tersenyum melihat semangatnya, aku hibur dia supaya nambah semangat..

“naaah gitu laahh”

“hahahahaaa..”

“udah mutusin mau kuliah apa lagi nanti?” tanyaku serius..

“Udah semangat lagi om, aku mau daftar di kedokteran lagi , aku ga menyerah, aku mau tunjukin klo aku bisa, aku ga bakal gagal lagi, aku gagal karena sakit koq bukan karena ga mampu.”

Melihat sorot wajahnya yg tanpa ragu itu aku merasa bangga. Ia terlihat seperti seseorang yg sudah matang dan tahu apa yg mesti di lakukan.

“ini baru anak om.” kataku sambil mengusap kepala botaknya.

“Om mau nyusul anteu ri ke garut”

“Sekarang om..?”

“iyah.. udah kangen ,nanti pulangnya bareng..”

“ikut om..?”

“yaa, disana banyak cewe cakep , sodara sodara anteu banyak yg cakep cakep ..”

“Hajarrr” ucapnya semangat sambil segera bergegas ke kamarnya.

Aku tak memberi tahukan perihal rencana kedatanganku ke intan sekarang. Aku ingin memberi sedikit suprise untuk mereka. Aku berangkat bersama setelah aku membatalkan semua kegiatan ku ke mang ujang.

 

===

“Boss.. Pak haji malik kemarin datang ke kantor loh nyariin, bossnya ga ada”

“kenapa mang?”

“itu.. saya mau nanya konfirmasi tentang penadah di kasus ini, pak haji sudah punya daftar orang-orang nya”

“bagus bagus.. Saya telepon pak hajinya sekarang..”

aku pencet nomor pak haji dan menanyakan daftar penadah itu.

“cuma ada lima pak ryan daftar pastinya, tapi mereka kelas kakap..” ucap pak haji malik disebrang telepon itu.

“ya udah pak , mungkin besok saya kesana.. Mau jemput istri dulu.. Saya lihat daftarnya..”

Aku tutup telepon itu sambil memikirkan untuk merencanakan pengejaran terhadap para penadah itu. Namun sudah lama pula aku tidak bertemu bu haji, sudah seperti apa dia sekarang? .

Perjalanan ke garut memakan waktu lima jam. Thanks to tol cipularang yg sepi di jam kerja ini. Membuat kami bisa lebih cepat ke sana. Kami sempat mampir di beberapa tempat makan untuk beristirahat.

Sambil makan Aku bercerita tentang kasus proyekku dan menasihati fahri agar jangan percaya terhadap seseorang yg belum kita kenal. aku nasihat bahwa sangat penting bila menaruh kepercayaan kepada orang yg tepat.

Kota garut memang dikelilingi oleh gunung2 yg indah. Kota intan ini sangat sejuk. dari sinilah aku dan intan pernah mempunyai kenangan indah. Bahkan ketika aku berpacaran dengan intan aku di beri oleh2 dompet kulit asli kerajinan sini. Rumah keluarga intan memang percis seperti berada di tengah – tengah gunung, rumah itu terlihat benar-benar asri.

Depannya terdapat taman hijau yg luas, disampingnya terdapat empang yg isinya ratusan ikan mas. Begitu sejuk karena Ada air yg mengalir dari gunung yg di arahkan ke empang itu. Tak sabar aku ingin segera menemui keluargaku.

Aku memang dilanda permasalahan yg Melelahkan. Namun aku datang dan melihat azka..

seketika perasaan lelah itu hilang.

Segera aku turun melihat azka yg sedang asyik bermain dengan sepupunya.

“papahh..”

Suara anak itu memanggilku yg turun dari mobil. Aku memberi isyarat ke sepupunya agar jangan memberi tahu aku datang.

Karena melihat fahri masuk, aku mendengar suara orang yg kaget dari dalam rumah. Intan berdiri di depan pintu, segera menghampiri ku memangku azka.

Seisi rumah seketika ramai dengan kedatanganku. Ibu mertua dan bapak mertuaku pun tersenyum.

“bikin kaget aj kmu pah, kirain siapa,” ucap istriku.

Segera aku mengajak azka dan intan bermain mengelilingi rumah ini, aku berniat ingin segera mengajak mereka pulang. Karena tak henti hentinya mang ujang mengirim pesan tentang para penadah ini. Sambil mengobrol aku ajak azka melihat ikan mas, bermain air mancur dan bermain kuda kudaan. Fahri nampaknya ingin pulang besok, aku persilahkan ia pulang besok sambil bermain disini.

“masih pengen disini om, pulang sama si ibu aja besok” ujar fahri yg berniat ingin menginap di tempat yg sejuk ini.

Kebetulan banyak wanita cantik di sini. Itu bisa memberinya kesempatan agar bisa menghilangkan stressnya. Kulihat fahri mulai beraksi dengan mengajak ngobrol keponakan istri ku yg cantik itu.

Well… Boys gonna be boys..

 

===

“pah.. Banyak yg nge godain mamah tau”

Ucapnya setelah kita sampai rumah melakukan ashar bareng. Azka sudah tertidur, istriku masih memakai mukena putihnya, ia tersenyum tiduran dipahaku, pahanya yg sangat putih mulus itu tersingkap. Payudara 36 B itu tak bisa menyembunyikan tonjolannya meski sudah memakai mukena lebar itu.

“masa sih mah” kataku kaget.

“iya Pah, pada nanyain no hp mamah lah, pin mamah lah, aduuuuh malees..”

“terus..?”

“ga mamah gubris” ucapnya yg membuatku penasaran.

“ni pah kopi nya,” ia memberi secangkir kopi untukku dan tiduran kembali di pahaku.

Kami membicarakan banyak hal, bahkan perihal bulan madu kedua ke lombok nanti. ketika sedang serius aku meminum kopi, intan memegang pipiku dan bilang.

“papah inget ga waktu mamah sepong di belakang rumah minggu lalu ?”

PLETAAKK..

Aku menjatuhkan cangkir kopi ini ke tatakannya, bahkan aku sempat keselek karena kopi panas yg aku minum tadi terpaksa masuk cepat ke tenggorokanku.

“diih mamah..” jawabku merapihkan tatakan kopi itu..

“hihiii kenapa pah..”

“assalamualaikum dulu keq kalo mau bilang kaya gitu..”

“hiihiiiii..”

Galeri Intan (reimagining)

Tidak lama kemudian intan mengusap usap selangkanganku, ia remas selangkangan itu, membesar, membesar dan menonjol dibalik sarung , masih memakai mukena itu, istriku tersenyum melihatku mulai horny.

Ia buka sarungku, suara ‘hmm’ terdengar ketika kontolku ngacung di wajahnya. kami saling terdiam..

“emang harus assalamualaikum dulu ya pah” Ucapnya manja dan mengocok kontolku pelan.

Wajahnya yg cute antik itu selalu sukses membuatku keras. Ia terlihat sangat seksi dan erotis dengan mukena dan wajah putih mulusnya di depan batangku.

Sambil melihat wajah ke arab-araban nya yg cantik itu intan mengocok pelan kontolku. Ia buka celana mukenanya ke bawah, namun yg membuatku kaget, ia buka celana mukena itu beserta cangcut hitamnya, yg membuat bool montok putih telanjang itu terlihat.

“kalo begini assalamualaikum dulu nggaa” ucapnya menggodaku..

Ia tunggingkan pantatnya ke samping menantang kontolku sambil menyingkapkan celana mukenanya lebih ke bawah,

Shhhh ohh mahhh,

Intan ludahi kontolku membasahi batangku.

“shhh.. Kalo mau ngewein jgn assalamualaikum pah, langsung entot aja..”

Ahh Clek clek clek clek clek clek

Ia mengocok kontolku basah, aku posisikan tubuh tiduran miring dibelakangnya, ku arahkan kontolku ke lubang nikmatnya sambil memegangi punggung mukenanya

JLEEBBB ohssssssss sshhhhaaahhhhh

“bikin ade lagi ya pah.. Ewein mamahh.. ohhh shhhh..”

Ku goyang memek istriku, ratuku ini menutup wajahnya dengan bantal saat ku getarkan lebih cepat. Ahhh shhhh ahhhh ashhhhh ahhhh.

Aku singkap mukenanya ke atas, kuremas toket montok itu uuhhhh uhhhhhh uhhhhh iyaaahh papaaahh Ahhhhhhhhhhhhhhh shhhh..

“uuhhh.. Papah ga mesti assalamualaikum dulu kan buat ngewein mamahh..uhhh shhhh

Ahhh ahhh ahhh ahh ahhhh.. Jeritan nya sangat manja kudengar.

Tiap kali aku menghujamkan kontolku lebih cepat intan membenamkan wajahnya ke bantal, aku cium wajahnya sambil melepas kontolku.” lagi sayang lagiii shhhh ahhhh..”

Aku masukkan lagi “aakhhhhh gaawwdd” jeritnya saat aku memasukinya lagi, “enak sayang shhhh ohhhh iyaah shhhh enak bangeett shhhh ahhhhh”

Lima belas menit kemudian aku ngecrot didalam memeknya.

 

===

Malamnya aku langsung langsung telepon pak haji dengan mengabari kalo aku sudah datang.

“Pak haji, saya udah dirumah nih, mengenai daftar penadahnya saya mau besok..” ucapku ke esokan harinya.

Besok aku berniat ingin mengajak azka berenang karena hari sabtu. Aku merencanakan setelah berenang nanti, aku akan mampir ke rumah pak haji untuk menanyakan daftar penadah yg sangat ingin aku ketahui itu.

“boleh boss, nih saya kasih nama dulu dah, orang2nya..”

Aku ambil pulpen dan kertas untuk menulis profil para penadah itu secepatnya, setelah menulis beberapa nama dan mencocokan dengan alamat2 nya, ternyata aku baru sadar..

shiiiiit! Penadahnya adalah orang yg aku kenal semua…

loading...
 Klik “→” untuk melanjutkan cerita

Summary
Kisah Liar Petualangan Asmara dengan MILF Jilbaber! (Part 2)
Article Name
Kisah Liar Petualangan Asmara dengan MILF Jilbaber! (Part 2)
Description
Cerbung dewasa ini adalah part 2 atau kelanjutan dari cerbung berjudul “Kisah Liar Petualangan Asmara dengan MILF Jilbaber” karya agan Zhalyoh (Forum Semprot). seorang juragan properti kecil-kecilan di Bogor. agan Zhaliyoh mengatakan jika cerbung ini adalah pengalaman nyata dirinya ngentot dengan banyak istri orang & MILF Indonesia yg berjilbab! selamat membaca!
Author
Publisher Name
Cerita Hijaber
Publisher Logo