loading...

“Aah… kamu semakin pintar sayang !” Puji Reza, ketika kepala pionnya di sapu Irma dengan lidanya, terus turun kebatang kemaluannya, hingga kekantung pelirnya.

“Ya… begitu, Ooo… oo… masukan kemulutmu.”

Tangan kanannya mengocok penis Reza, lalu mengarahkannya ke dalam mulutnya, kemudian dengan gerakan seirama, tangan dan mulutnya mengocok penis Reza sehingga pria itu keenakan, merasakan servis oral darinya.

Walaupun tidak punya pengalaman dalam mengoral penis pria, tapi Irma melakukannya dengan baik, nalurinyalah yang menuntun dirinya, harus melakukan apa dan bagaimana untuk membuat pria yang ada di depannya merasa puas dan senang dengan pelayanannya memberikan oral sex.

Sementara itu Reza membelai kepala Irma, sambil ikut memaju mundurkan pinggulnya.

“Cukup sayang, aku belum ingin keluar.” Ujar Reza, lalu menarik penisnya dari jangkauan Irma.

“Ka… kamu sudah puaskan Mas ?”

“Belum dong, ini baru permulaan, malam ini kamu milikku sayang, kita akan bersenang-senang, mumpung Suamimu pulangnya besok sore.” Ujar Reza, lalu dia menerkam tubuh Irma, membuat Irma kaget karena di serang mendadak.

Reza menindih tubuh Irma, lalu bibirnya memanggut bibir Irma, membelit mesrah lidanya, sementara tangan kanannya meremas payudara Irma.

Puas melumat bibirnya, ciuman Reza perlahan turun kelehernya, memberi beberpa cupangan merah di leher jenjang Irma, membuat kerudungnya semakin acak-acakan. Lalu ciuman Reza beralih keatas payudarahnya, dia mengulum secara bergantian kiri dan kanan payudarah Irma.

Puas bermain dengan gunung kembar Irma, Reza beralih kebawa, ia menarik lepas celana tidur sekaligus celana dalam Irma, membuat wanita cantik itu memekik pelan sanking kagetnya.

“Hahaha… kupikir kamu gak suka dengan mainan baru yang kuberikan kemarin.” Ujar Reza, setelah melihat selangkangan Irma yang terdapat kabal yang menggelantung, yang tersambung dengan remote kecil.

Mainan yang di maksud Reza adalah vibrator kapsul yang beberapa hari lalu ia berikan kepada Irma, dan tidak di sangka-sangka ternyata Irma yang di kenalnya sebagai wanita baik-baik, ternyata diam-diam dia malah menyimpan dan menggunakannya demi kepuasaan birahinya.

Irma memalingkan wajahnya, dia merasa malu karena telah nenikmati permainan Reza, seseorang lelaki yang seharusnya sangat ia benci.

“Aaahkk… ” Irma merintih, ketika Reza mencabut vibrator dari dalam vaginanya.

Lalu vibrator itu di gantikan dengan jilatan di bibir vaginanya. Reza memang juaranya dalam merasang korbannya, kemampuannya terbukti membuat Ibu muda itu mengerang, kedua tangannya terkepal ketika lidanya menari-nari di clitorianya, menghisapnya lembut, sambil mengocok-ngocok liang kemaluannya.

Hanya butuh waktu lima menit, Irma mendapatkan klimaksnya, pantatnya terangkat, dan beberapa kali tanpa bisa kontrol vaginanya memuntahkan lendirnya.

“Sepetinya kamu sudah siap ?”

“Kumohon jangan Mas, hoss… hoss.. hoss… !” Deruh nafas Irma memburu, orgasmenya barusan, benar-benar menguras tenaganya, dia hanya bisa memandang pasrah kearah Reza.

“Mas yakin kamu akan menyukainya.” Bujuk Reza, dia mengait kaki kanan Irma di lengannya, sambil mendekatkan tubuh bagian bawahnya, hingga penisnya yang besar terasa menggesek-gesek bibir vagina Irma.

Perlahan Reza memaju mundurkan penisnya menggesek-gesek penisnya di belahan vagina Irma.

“Aaahk… Mass… Uubkk… ” Irna melenguh panjang, ketika kepala penis Reza menyodok, menggesek clitorisnya. Irma mencengkram erat lengan Reza, menahan seribu satu rasa yang ia rasakan saat ini, seandainya saja dia belum betsuami, mungkin sudah sedari tadi ia meminta Reza untuk menyetubuhinya.

Iram memejamkan matanya, menggigit birinya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Hatinya menolak keras apa yang sedang terjadi saat ini, tapi tubuhnya seolah menghinatinya dan menuntutnya untuk segera menuntaskan nafsu birahi iblisnya yang sudah lama ia pendam.

Reza mengeluarkan penisnya sedikit, lalu mendorongnya kembali, menubruk lipatan vagina Irma, kemudian membelanya perlahan dan mulai memasuki lobang vagina Irma yang sudah amat becek.

“Aaahkk… ” Irma terpekik, vaginanya terasa ngilu saat penis itu Reza yang ukurannya lebi besar dari milik Suaminya memaksa masuk kedalam vaginanya.

“Kamu kejam Irma, membiarkan kontol pria lain menikmati memekmu, sementaran Suamimu di luar sana mencari nafkah untukmu.” Bisik Reza, ia membelai wajah Irma yang bermandikan keringat, menahan rasa sakit, sekaligus geli ketika terjadi gesekan antara kepala penis Reza dengan dinding bagian luar vaginanya.

“Maaas… Aahkk… Aaahkk… pelan-pelan Mas ! Vaginaku Aahk… Rasanya ngilu Mas.” Erang Irma, dia mencengkram kedua lengannya Reza, sambil mencari posisi yang membuatnya merasa nyaman ketika sedang di setubuhi.

Irma memejamkan matanya, menikmati setiap gesekan antara kulit penis Reza dengan dinding vaginanya. Ia merasa, vaginanya terbuka semakin lebar ketika penis Reza terus memaksa masuk hingga kepala penis Reza terasa menabrak rahimnya. Tubuhnya mengejang, dia kembali mendapatkan orgasme walaupun tidak sehebat sebelumnya.

Jemari Reza membelai wajah cantik Istri sahabatnya, ia tidak menyangka kalau dia akan semuda ini menaklukan Irma.

Perlahan jemarinya turun, menyentuh bibir seksi Irma yang gemetar, ia membukanya perlahan, lalu meminta wanita cantik itu untuk mengulum jarinya, Irma dengan patuhnya membuka mulutnya, membiarkan jari itu membelai lidahnya.

Sementara itu, pinggul Reza mulai bergerak maju mundur menubruk selangkangan Irma, mengaduk dan memompa vagina Irma dengan Ritme teratur, seiring dengan nafas Reza yang semakin memburu, dia sangat menikmati ketika dirinya berhasil membuat Istria sahabatnya yang di kenal baik dan seorang panutan bisa takluk di hadapannya.

Perasaan yang berlawanan juga di rasakan Irma, dia tidak menyangkah kalau dirinya yang seorang ustadzah, guru Agama bisa berbuat zina dengan pria lain, di dalam rumahnya sendiri dan di atas tempat tidurnya, yang biasa ia gunakan untuk melayani Suaminya, kini dengan suka rela membiarkan pria lain berada di dalam kamar pengantinnya menikmati tubuhnya yg molek

“Mas… Enaaak Mas ! Aahkk… Aahkk… aku dapeeet Mas !” Lolongan panjang Irma menggema, nafasnya menghentak di ikuti dengan goyangan pinggulnya yang liar.

Bukannya berhenti Reza malah semakin cepat mengocok vagina Irma, hingga Ibu muda itu untuk pertama kalinya ia mendapatkan multy orgasme, selama kurang lebi lima menit, dan beberapa detik di awal dia sempat squirt membuat seprei tempat tidurnya menjadi basah.

Reza menarik pinggulnya, lalu dengan satu gentakan dia kembali membenamkan penisnya sedalam mungkin.

Crrooott… crooott… crooott…

“Lihatlah, Aku akan menghamili Istrimu Iwan… ” Erang Reza sambil menyemburkan lahar panasnya kedalam rahim Irma yang sedang dalam masa subur.

Reza menyeka keringat sambil mencabut penisnya, sementara Irma segera menjauh dari Reza, dia duduk di pojokan sambil memeluk lututnya dan menangis sejadi-jadinya, dia memang menikmatinya, tapi rasa sesalnya jauh lebih besar sehingga membuatnya menangis di dalam keheningan.

Dari sudurnya ia memandang benci kearah Reza yang pergi begitu saja setelah menodai tubuhnya.

Braaak…

Reza membanting pintu kamar Irma, lalu menghilang entah kemana perginya dia. Irma bergegas masuk kedalam kamar mandi, yang ada di dalam kamarnya. Dan lagi-lagi di dalam kamar mandi ia menangis, menghukun dirinya dengan membiarkan tubuh indahnya basah terkena air shower yang dingin.

 

——————

Hampir satu jam lamanya ia mengurung diri di dalam kamar mandi, setelah puas menumpahkan air mata penyesalannya, ia segera mengiringkan tubuhnya dengan handuk, lalu melilitkan handuk tersebut ketubuhnya. Saat ia melangkah, Irma masih dapat merasakan rasa ngilu di vaginanya, seperti ada sesuatu yang mengganjal di dalam vaginanya.

Irma menarik nafas panjang, lalu perlahan ia membuka pintu kamar mandinya, dan saat itulah perasaannya mendadak tidak tenang, dia merasa akan terjadi sesuatu yang tidak ia inginkan.

loading...
 Klik “→” untuk melanjutkan cerita

Summary
Ada Gairah yg Binal di Madrasah!
Article Name
Ada Gairah yg Binal di Madrasah!
Description
sebuah cerita bersambung dewasa dari Rayhan93 dari Forum Semprot (diposting pertama kali dengan judul Penikmat Dosa). kami kompilasi menjadi satu cerita yg panjang. berfokus pada kehidupan seks di Madrasah Aliyah. panas dan menggairahkan!
Author
Publisher Name
Cerita Hijaber
Publisher Logo