Setelah kejadiaan itu (baca Part 15 Vina yg Malang) Hendra pulang dengan Sarif namun langsung ke rumah Hendra. Sarif agak bingung dengan kelakuan Hendra, namun dia lebih memilih diam, Sarif mengira Hendra habis dilecehkan oleh temen-temennya lagi seperti biasa.

loading...

“hallo Sarif, mana Hendranya?” suara lembut dari nyokap  Hendra, nyokap Hendra tahu kalo yang mengangkat hpnya itu Sarif karena sudah kebiasaannya setiap menelepon.

“Hendranya lagi mandi bu, mungkin bentar lagi selasai.”

“ya udah kalo gitu bilang sama Hendra kalo ibu nelpon ya, ooo…ya jangan lupa jagain dia”

“siip boozz” sahut Sarif sedikit bercanda karena mereka sangat akrab sekali dan Sarif sudah menganggapnya seperti ibu sendiri.

Setelah selesai Sarif membuka music player di hp Hendra dan kembali tidur-tiduran di kasur empuknya. Sarif tiduran sambil mengocek-ngocek hp milik Hendra dan betapa terkejutnya dia melihat foto persenggamaan seorang pria dan wanita yang dia ketahui bahwa yang pria adalah pak Abdul panjaga  kolam renang kampus. Semakin penasaran, ia terus membuka semua foto dan video di hp Hendra dan akhirnya mengambil kesimpulan.

“mungkin Hendra tadi bukan ke toilet tapi ngintipin ini. Bisa juga ya ini anak dapat ginian” kata Sarif dalam hati sambil garuk-garuk kepala.Hendra keluar dari kamar mandi mendapati Sarif sedang meotak-atik hpnya(itu sudah kebiasaanya karena hp miliknya tidak ada music playernya ). Sarif tidak menyadari  kalau Hendra selesai mandi dan berganti pakaian di sebelahnya karena sedang asyik menonton adegan demi adegan video mesum pak  Abdul dengan Vina.

“rip gimana bagus ga foto sama videonya” kata Hendra yang membubarkan konsentrasinya.

“Ooooo.. dah selesai mandinya Hen, dari mana kamu dapat ini gambar ama video kok peran cowoknya pak Abdul?” kata Sarif sedikit terkejut karena Hendra sudah ada di sampingnya dengan tiba-tiba.

“tadi waktu pas aku jemput kamu di kampus,aku gak sengaja lewat gudang denger cewek nangis, ya aku intipin, ternyata pak Abdul dan pak Imron perkosa Vina

“pak Imron penjaga kampus itu? Kok’ di video dan fotonya ga ada Hen” kata Sarif sambil melihat kembali hp Hendra dan membuka foto-fotonya..

“tadi banyak yang aku hapus karena fotonya banyak yang ga keliatan,  aku takut ketauan sich waktu ngambil fotonya ama videonya”,

“Terus foto-foto ini mau dikemanain Hen?” tanya Sarif sedikit serius.

“Mana aku tau Rif,ya buat koleksi aja mungkin?”

“Gimana kalo kita bales dendam aja kan ne cewek pernah menghina kamu Hen,hehe” kata Sarif sambil cengingisan.

“Iya sich, sebenarnya aku masih sakit hati sama penghinaannya Rif, tapi gimana caranya?” tanya Hendra dengan expresi agak bingung,

“Aku ada cara Hen, gini nih…” Sarif menggandeng Hendra dan berbisik-bisik ke telinga Hendra dengan percaya dirinya yang tinggi.

Kampus Binus

selvy

Imron seperti biasa pada waktu isirahat menelepon salah satu budak sexnya untuk melampiaskan hasrat birahinya. Ia menunggu di sebuah toilet yang letaknya agak terpencil yang di depan pintunya sengaja ia pasang papan peringatan bahwa sedang diperbaiki. Tak lama kemudian seorang gadis berpakaian sexy masuk ke sebuah toilet yang sedang diperbaiki.

“kok lama sich non, Bapak dari tadi nunggunya nich” kata Imron sambil membuka celananya dan melorotkannya.

“dari kantor, tadi ngumpulin tugas dulu!” jawab Selvy (baca: Part 8 mahasiswi Kembar) ketus lalu langsung berlutut di depan selangkangan Imron,sepertinya ia ingin segera menuntaskan tugasnya dan pergi dari situ.

“kembaran kamu kemana Sel??  ohhh..ohhh..” ceracau Imron merasa keenakan karena Selvy langsung dengan teknik oralnya dan tidak menjawab pertanyaan Imron “Non santai aja dulu napa? kok ampe buru-buru..occchhhh..ach,,,,, achhhhhh!!!!”

Setelah meraih penis Imron dan memasukannya ke dalam mulutnya yang mungil, Selvy nampak kewalahan mengulum untuk ukuran penis Imron yang besar dengan mulutnya yang kecil. Tapi hal ini justru membuat Imron melenguh nikmat.

“Ooohh…gitu Non…mantap banget non !” desah  Imron ketika  Selvy menyapukan lidahnya  pada batang penisnya dan diteruskan menjilati buah zakarnya.

loading...
 Klik “→” untuk melanjutkan cerita

Summary
(Part 16) Lahirnya Penjahat Kelamin Baru
Article Name
(Part 16) Lahirnya Penjahat Kelamin Baru
Description
Perbuatan Imron menginspirasi 2 pemuda untuk meniru jejaknya. Baca kisah lahirnya 2 orang penjahat kelamin!
Author
Publisher Name
Ceritahijaber.com
Publisher Logo