[ Lihat Video Ilustrasi di halaman terakhir cerita ini ]

loading...

Dan saat itulah petualangan saya berawal, saya yang saat itu doyan mencari kenalan beberapa laki-laki hanya untuk mengetahui apa rasanya dan seperti apa itu Penis.

Dan ini merupakan suatu pengalaman perjalanan hidup yang sangat menyenangkan dan menantang yag tak pernah saya dapatkan di lingkungan dari kekolotan karena yang saya pinginkan hidup saya lebih berarti dan berwarna.

Nah…, selepas dari jenjang SMA, saya meneruskan kuliah di daerah Salatiga dan di sini saya tinggal yang jauh dari keluarga saya di daerah Demak. Saya hidup di Salatiga menempati sebuah kontrakan rumah bukan kos-kosan, karena saya piker ngontrak sebuah rumah lebih bebas ketimbang dari kos-kosan.

Dan di Kota ini lah hidup saya bener-bener menjadi pengalaman yang sangat menarik. Dan untuk menjaga citra dari keluarga saya di kampung halaman, saya kalo plang kadang ikut pengajian bersama ibu di rumah dan sesame temen-temen hijabers.

Di kampung halaman saya ada guru ngaji yang sudah berumur dan sering memberi ceramah-ceramah pada masyarakat kampung ini.

Orang-orang sering memanggilnya Ustadz Z. Ketika dalam memberikan ceramah-ceramah, Ustadz Z sering sekalidi dampingi oleh murid nya yang masih muda, kurang lebihnya usia nya sama dengan saya. Dia bernama Firman.

Kalaupun dia ngasih ceramah yang ini itu,saya kadang tak begitu memperhatikannya. Apalagi kalo saya mengetahui pendampingnya itu , yang melirik atau curi-curi pandang untuk menatapi tubuh saya, yang pada saat itu saya mengenakan pakaian ketat berlengan panjang dengan kemeja yang tidak begitu tebal. Sehingga sangat terlihat sedikit garis lintas daleman saya yang melintang.

Nah.., pada saat itu pengajian yang sedang di adakan di rumah ibu saya, seusai selesai dari ceramah-ceramah saya pun membereskan gelas-gelas. Pada saat orang tua saya pergi keluar sebentar, dan Ustadz Z serta rombongan ibu-ibu telah pulang. Kemudian saya di kagetkan dengan ulah si Firman anak didik nya Ustadz Z, dan menatap dengan mata jelalatan.

“Eh, …Firman ..kaget banget saya kamu tiba-tiba di ruang dapur”.

saya bersikap masih sopan.

“maaf ..kalo saya mengagetkan kamu ya mbak..?”jawabnya.

loading...
 Klik “→” untuk melanjutkan cerita

Summary
Article Name
Pengakuan Mbak Rima, Wanita Berhijab yg Menikmati diperkosa...
Description
cerita dewasa tentang memperkosa wanita berjilbab yg ternyata amat menikmati apa yg dialaminya
Author
Publisher Name
Cerita Hijaber