loading...

“Ohh.. Teh Euis..” desisku dengan mata nyaris tak berkedip melihat pemandangan di depanku.

Sepasang paha putih Teh Euis yang telanjang itu tampak mulus menggiurkan. Paha putih mulus itu masih terlihat kencang dan bulat padat. Tetapi yang membuat tubuhku menggigil hebat menahan birahi, ketika mataku menatap pangkal paha Teh Euis yang telanjang. Mataku melotot melihat kemontokan bukit kemaluan wanita berjilbab yang masih tertutup celana dalam itu. Celana dalam biru yang dipakai Teh Euis termasuk tipis untuk menyembunyikan gundukan kemaluan ibu muda ini sehingga mataku secara samar, mampu melihat bayangan bulu-bulu kemaluan dan belahan bibir kemaluan ibu muda berjilbab ini.

Tubuhku gemetar melihat keindahan yang luar biasa ini dan batang kemaluanku terasa kian keras.

“Ohh.. Teteh.. Ohhh” desisku gemetar dengan mulut ternganga melihat keindahan di depan mataku.

Terbayang kembali beberapa hari lalu, aku selalu melihat Teh Euis adalah seorang wanita berjilbab lebar dan berjubah panjang membuatnya terlihat begitu alim. Beberapa menit yang lalu sebelum pulas terpengaruh oleh minuman dariku, Teh Euis masih gugup dan terlihat malu ketika ujung jubahnya tersingkap yang hanya memperlihatkan separuh betisnya. Namun saat ini hampir tak kupercaya kalau aku telah melihat keindahan yang selama ini tersembunyi di balik jilbab lebar dan jubah panjang Teh Euis itu. Aku menelan ludah berkali-kali dengan birahi kian menggelegak melihat pemandangan di depanku. Seorang perempuan berparas cantik dengan jilbabnya yang lebar serta jubah biru bermotif bunga tergolek dengan sepasang buah dada yang menyembul telanjang dan bagian bawah jubahnya tersingkap hingga ke perut memperlihatkan kemulusan sepasang pahanya dan celana dalam yang dikenakannya. Tubuhku menggigil penuh birahi yang menggelegak melihat keindahan yang langka ini.

Teh Euis masih terlihat pulas dalam pengaruh obat tidur yang kucampurkan dalam minuman untuknya. Kedua mata di wajah cantiknya yang terbalut jilbab lebar putih masih tertutup dengan rapat, walaupun wanita berjilbab ini sempat merintih dan mengerang saat kurangsang sepasang payudara di dadanya. Berulang kali aku menelan ludah sementara penisku sudah mengeras oleh desakan birahi melihat keadaan Teh Euis saat ini. Ibu muda tetanggaku yang selama ini tak pernah kulihat kecuali wajah cantiknya dan telapak tangannya, saat ini kulihat setengah telanjang tergeletak di depanku.

loading...
 Klik “→” untuk melanjutkan cerita

Summary
Memperdaya Wanita Cantik Berjilbab Panjang Istri Orang
Article Name
Memperdaya Wanita Cantik Berjilbab Panjang Istri Orang
Description
Memperdaya Wanita Cantik Berjilbab - bagaimana cara membuat wanita tidak berdaya dan menyerahkan apa saja yg anda mau? baca artikel seru ini!
Author
Publisher Name
Cerita Hijaber