loading...

Melihat tingkah Teh Euis yang begitu merangsang menggairahkan, aku tak mampu menahan gelegak birahiku. Aku segera menurunkan celana training beserta celana dalamku, sehingga mencuatlah batang penisku yang besar dan panjang serta tegak mengeras kemerahan. Perlahan-lahan kedua kaki Teh Euis kutarik melebar, sehingga kedua pahanya terpentang. Kedua lututku melebar di samping pinggul wanita berjilbab ini lantas tangan kananku menekan pada karpet, tepat disamping tangan Teh Euis, sehingga sekarang aku berada dalam posisi setengah merangkak di atas wanita ini. Tangan kiriku memegang batang penisku. Perlahan-lahan kepala penisku kuletakkan pada belahan bibir kemaluan Teh Euis yang telah basah itu. Kepala penisku yang besar itu kugosok-gosok dengan hati-hati pada bibir kemaluan wanita berjilbab tetanggaku ini.

Terdengar suara erangan perlahan dari mulut Teh Euis dan badannya agak mengeliat, tapi matanya masih tetap tertutup. Akhirnya kutekan perlahan-lahan kepala kemaluanku membelah bibir kemaluan ibu muda berjilbab yang cantik ini. Sekarang kepala kemaluanku terjepit di antara bibir kemaluan Teh Euis. Dari mulut wanita berjilbab ini tetap terdengar suara mendesis perlahan, akan tetapi badannya kelihatan mulai gelisah, agaknya Teh Euis mulai sadar. Aku tidak mau mengambil resiko, sebelum Teh Euis sadar, aku sudah harus memasukkan penisku ke dalam kemaluan ibu muda tetanggaku ini.

Dengan bantuan tangan kiriku yang terus membimbing penisku, kutekan perlahan-lahan tapi pasti pinggulku ke bawah, sehingga kepala penisku mulai menerobos ke dalam lubang kemaluan wanita berjilbab ini.

Kelihatan sejenak kedua paha Teh Euis bergerak melebar, seakan-akan tak mampu menampung desakan penisku ke dalam lubang kemaluannya. Badannya tiba-tiba mulai bergetar menggeliat dan lantas kedua matanya mendadak terbuka, terbelalak bingung, memandangku yang sedang bertumpu di atasnya. Mulutnya terbuka seakan-akan dia siap untuk berteriak. Dengan cepat aku memagut bibir Teh Euis untuk mendekap mulutnya agar jangan berteriak. Karena gerakanku yang tiba-tiba itu, posisi berat badanku tidak dapat kujaga lagi, akibatnya seluruh berat pinggulku langsung menekan ke bawah, sehingga tidak dapat dicegah lagi penisku menerobos masuk ke dalam lubang kemaluan Teh Euis dengan cepat.

Badan Teh Euis tersentak ke atas dan kedua pahanya mencoba untuk dirapatkan, sedangkan kedua tangannya terlihat refleks mendorong ke atas, menolak dadaku. Dari mulutnya keluar suara jeritan, tapi tertahan oleh bekapan bibirku yang melumat mulutnya.

loading...
 Klik “→” untuk melanjutkan cerita

Summary
Memperdaya Wanita Cantik Berjilbab Panjang Istri Orang
Article Name
Memperdaya Wanita Cantik Berjilbab Panjang Istri Orang
Description
Memperdaya Wanita Cantik Berjilbab - bagaimana cara membuat wanita tidak berdaya dan menyerahkan apa saja yg anda mau? baca artikel seru ini!
Author
Publisher Name
Cerita Hijaber